Rabu, 11 Maret 2015

untuk kamu


semua orang pasti pernah mengalami itu,
datang lalu pergi yah... semuanya pernah, termasuk aku
mereka datang pergi silih berganti, seperti mentari kala mengitari bumi ini
datang dari ufuk timur dan pergi lewat arah yg kita namai dg barat
lalu Tuhan mempertemukan aku dg kamu, yahh kamu yang terindah yang pernah ada,
bukan hanya terindah tapi selama aku bernafas hanya kamu, lelaki kedua setelah ayahku
kamu mengajarkanku berbagai hal tentang kebaikan, menuntun dg penuh kasih dan sayang tanpa ada kata lelah dihatimu,
namun, tiba2 kamu menghilang begitu saja.
tanpa alasan dan tanpa sepatah kata pun,
kenapa kamu kini seperti mereka? yang datang lalu pergi? kamu sudah tau hatiku terarah untukmu, bukan untuk yg lain
tapi ah ... sudahlah, kamu pasti punyai alasan yang mungkin hanya kamu dan Tuhan yang tahu..
entah mengapa aku merasa kamu slalu mendampingiku seperti hari-hari biasa meski dalam kebisuan.
kutapaki jejak langkah kita, dipertemuan awal aku dan kamu hingga saat itu, beberapa hari teakhir di bulan september.
kita duduk berdampingan seperti seorang kekasih, bercanda tertawa dan saling bercerita...
ah.. aku tak kuasa menahan gejolak kerinduanku, hingga ku ucapkan bait2 nadaku bersama Tuhan.. di setiap sujudku
entah mengapa aku juga meyakini kalau kamu akan kembali... apa aku salah?
tapi sebelum itu, biarkan aku mencintaimu, yahhh mencintai kamu dalam sayup2 keheninganku bersama Tuhan... :) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar